Tampilkan postingan dengan label liburan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Oktober 2016

Dari Sejarah Hingga Destinasi Wisata Muslim di Cina

Tidak ada komentar

Sejarah Islam di Cina

Tercatat bahwa agama Islam mulai tumbuh di Cina lebih dari 1.300 tahun lalu, berawal sejak masa pemerintahan Dinasti Tang (618-907). Meskipun tidak ada tanggal yang tepat kapan Islam memasuki Cina, sejarawan telah menegaskan bahwa hubungan diplomatik antara Kekaisaran Tang dan Kekaisaran Halifa dimulai sejak awal tahun 651 Masehi, dan dipastikan bahwa umat Muslim ada/bermunculan pada masa tersebut.





Umat Muslim di Cina

Seluruh populasi umat Muslim di Cina berjumlah total sekitar 28 juta jiwa. Saat ini, etnis yang memeluk Agama Islam antara lain Hui, Uyghur, Kazakhs, Sala, Dongxiang, Bao'an, Kyrgyz, Uzbek, Tatar dan Tajik.

Destinasi Wisata Muslim di Cina



Beijing, salah satu kota terbesar di Republik Rakyat Cina, merupakan pusat budaya, pendidikan dan politik di negeri tersebut. Meskipun mengalami perkembangan yang pesat dan kini berwujud sebagai kota besar dan modern, Beijing tetap mempertahankan kejayaannya di masa lalu melalui berbagai bangunan megah seperti istana, kuil, dinding batu besar, serta khasanah seni dan daya tarik bersejarah lainnya.

Daya Tarik Wisata di Beijing


Forbidden City

Disebut-sebut sebagai kota yang memiliki jumlah Situs Warisan Budaya Dunia terbanyak, para penggemar sejarah dan individu yang senang bernostalgia akan menemukan bahwa Beijing adalah surga wisata dengan banyak sisi yang dapat dieksplorasi. Enam situs yang harus disinggahi di Beijing antara lain The Great Wall, Forbidden City, Summer Palace, Temple of Heaven dan situs "Peking Man" di Zhoukoudian.

Daya Tarik Wisata Muslim di Beijing

Tercatat bahwa Islam mulai diperkenalkan di Beijing pada awal abad 10, yaitu selama masa pemerintahan Dinasti Ming dan Qing. Ini dibktikan dari adanya sejumlah besar masjid bermunculan di penjuru kota. Beberapa tahun terakhir, masyarakat Islam pun tumbuh pesat "Alhamdulillah", sehingga tak hanya jumlah mesjid yang mengalami peningkatan di kota ini, tetapi juga restoran Muslim. Berikut ini adalah beberapa daya tarik wisata Islami yang wajib Anda kunjungi saat berada di Beijing. ^_^

Masjid



Berdiri pada tahun 996 Masehi. Niujie Mosque merupakan mesjid tertua dan paling penting di Cina. Wisatawan yang tertarik mengunjunginya dapat melakukan perjalan ke Xuanwu, di mana masjid berarsitektur megah ini berdiri. Dibangun antara tahun 1447 sampai 1450, Dongsi Mosque, yang juga dikenal dengan nama Masjid Faming, terletak di jalan Dongsi Nan, distrik Dongcheng. Hal menarik yang harus Anda ketahui yaitu masjid ini menaungi harta karun berupa artefak dan buku-buku berharga. Dengan kekayaan nilai sejarah selama lebih dari 200 tahun. Nandouya Mosque yang berlokasi di Douban Hutong, distrik Doncheng, didirikan pada masa pemerintahan Dinasti Qing. Didirikan pada akhir masa Dinasti Qing. Dewai Mosque terletak di jalan Dewai, distrik Xicheng. Dongzhimen Mosque pertama kali dibangun semasa pemerintah Dinasti Yuan. Setelah itu masjid ini direkontruksi dan kini berlokasi di Dongzhimenwai, distrik Dongcheng. Dan masih banyak lagi masjid-masjid lainnya.

Makanan


Hidangan Muslim yang lezat dan juga murah bisa didapatkan di Restoran You Yishun. Lokasinya di Huangsi Dajie, distrik Xicheng. Terdapat banyak pilihan sajian andalan, seperti buntut sapi rebus, udang kacang mete, tumis babat sapi dengan saus ketumbar, serta kue dingin ditaburi wijen sebagi pencuci mulut.

Tempat Penginapan


Terletak di Gang Nanluogu, distrik Doncheng. Qing Zhu Yuan merupakan tempat menginap yang nyaman bagi budget Travelers. Nilai lebih dari penginapan ini adalah lokasinya yang strategis, berdekatan dengan beberapa obyek wisata.

Semoga informasi tersebut bermanfaat ya ^_^ Barakallah.

Jumat, 01 Januari 2016

Mencari Kota yang Tersembunyi di Jepang

11 komentar
 "Nihon no Bunka ya Kankouchi no Jiman Shitteru yo!"
Memperkenalkan Kota di Jepang yang Masih Belum Diketahui Oleh Wisatawan.




Detektif yang satu ini dikenal jenius, logis, jago menyamar, pengamat yang hebat, dan ahli penyimpulan deduktif, yang berarti menarik kesimpulan umum dari hal-hal kecil. Bahkan ketika detektif ini mempunyai misi mencari kota-kota yang wajib di kunjungi tapi masih belum di ketahui, detektif ini akhirnya memilih untuk pergi ke sebuah negara kepulauan di Asia Timur yaitu Negara Jepang karena sang detektif sangat mendukung negara yang concern terhadap destinasi wisata dan kuliner lokalnya.

Lalu detektif memilih kota untuk Winter Trip di kota Hokkaido yang memiliki musim dingin yang panjang dan musim panas yang pendek, dan juga dikarakteristikan dengan cuaca panas dan kelembaban rendah sepanjang tahun. Hokkaido tidak memiliki musim hujan atau panas kemarau lembab yang tak hilang-hilang seperti bagian Jepang lainnya, tetapi memiliki empat musim berbeda yang sangat indah dan sangat sayang untuk di lewatkan, akhirnya detektif memilih menuju ke kota Yubari.

Ada Apa Dengan Kota Yubari?


Kota ini dikenal sangat nikmat untuk melewati 4 musim yang di antaranya:


1. Musim Semi di Taman Memorial Kebahagiaan

Apa kalian pernah menonton film The Handkerchief (Sapu Tangan Kuning)? atau orang Jepang menyebutnya "Shiawase no kiiroi hankachi" sebuah film Jepang tahun 1977 yang di sutradai oleh Yoji Yamada. Film ini mengisahkan mengenai masyarakat tambang batu bara di Yubari. Film ini telah menjadi pemenang penghargaan The First Best Picture pada Japan Academy Prize (film award). Sapu tangan kuning yang banyak dan bangunan yang sepi adalah latar di akhir cerita film ini. Di sini juga terdapat ruang pameran yang di isi dengan kartu pesan-kartu pesan berwarna kuning yang di tinggalkan oleh pengunjung. 


Memperkenalkan Kota di Jepang yang Masih Belum Diketahui Oleh Wisatawan


Memperkenalkan Kota di Jepang yang Masih Belum Diketahui Oleh Wisatawan


2. Musim Gugur di Taman Takinoue

Dikenal karena daun maple yang indah dan air terjun di musim gugur. Pemandangan dari jembatan menunggu kunjungan kalian.



Memperkenalkan Kota di Jepang yang Masih Belum Diketahui Oleh Wisatawan



3. Musim Panas
Makan Melon Lokal di Yubari yang terkenal di nasional dan internasional dengan rasa yang manis,lembut, mengandung banyak air dan tentunya harga yang fantastis. Buah melon memang biasa dipersembahkan sebagai hadiah karena masyarakat Jepang menganggap buah melon sebagai buah yang mewah. Silahkan nikmati citarasa yang hanya akan kalian temukan di kota Yubari.



Memperkenalkan Kota di Jepang yang Masih Belum Diketahui Oleh Wisatawan

Museum Tambang Batubara


Salah satu Museum Tambang Batu bara terbesar di Jepang. Pengunjung dapat mempelajari sejarah pertambangan batubara, terdapat juga ruang pameran bawah tanah dimana pengunjung dapat merasakan pengalaman cara menambang batu bara yang sesungguhnya melalui terowongan tambang dan lapisan batubara menggunakan topi berlampu.


Memperkenalkan Kota di Jepang yang Masih Belum Diketahui Oleh Wisatawan

4. Musim Dingin

Area Ski Gunung Racey (Mount Racey)

Di area ski ini terdapat 18 variasi jalur yang menawarkan panorama indah, dengan rute menantang dimana pemain ski dapat menikmati meluncur di lereng dengan turunan yang tajam lebih dari 45 derajat! Rasakan adrenalin yang terus menerus mengalir di dalam tubuh kalian ketika mencobanya langsung.

Memperkenalkan Kota di Jepang yang Masih Belum Diketahui Oleh Wisatawan


Wah sepertinya sang detektif masih belum puas nih menjelajahi destinasi di Negara Jepang khususnya di Hokkaido, setelah memberi informasi tentang ada apa saja di kota Yubari kali ini sang detektif akan mencari kota-kota yang harusnya di kunjungi para wisatawan karena di Hokkaido banyak sekali kota yang tersembunyi dalam pencarian para wisatawan, maka dari itu sang detektif bergegas melanjutkan perjalanannya menuju kota Iwamizawa, Takikawa. Ada apa saja di kota/daerah ini?

                     

Ada satu pesan dari detektif sebelum menelusuri lebih jauh lagi:
"Nikmati pemandangan dan ladang-ladang bunga yang sangat indah!"

Karena daerah Iwamizawa, Takikawa dikategorikan sebagai pedalaman yang sangat indah dan luas. Berkendaralah di jalan-jalan lurus ala Hokkaido ketika mengunjungi lapangan-lapangan dan kebun-kebun bunga seperti:

1. Hokuryu-cho Himawari no Sato

Kebun bunga matahari terbesar di Jepang. Sekitar 1.3 juta bunga matahari mekar di atas bukit yang luas menutupi area 23 hektar. Waktu terbaik adalah dari akhir Juli sampai awal Agustus, ketika pengunjung dapat bersenang-senang dan berjalan-jalan di dalam labirin bunga matahari yang besar.

Memperkenalkan Kota di Jepang yang Masih Belum Diketahui Oleh Wisatawan

2. Miyajimanuma (Waterbird dan Wetlands Center)
Pusat alam turun temurun yang memberikan kalian kesempatan untuk menikmati alam musiman di sekitar Danau Miyajimanuma dan berinteraksi dengan alam. Angsa abu-abu, angsa putih dan berbagai macam burung liar berterbangan dengan indahnya untuk memberikan kehangatan bagi siapa saja yang mengunjungi tempat ini.

Memperkenalkan Kota di Jepang yang Masih Belum Diketahui Oleh Wisatawan

Karena sang detektif sudah mulai kelaparan akhirnya detektif mencari makanan dan buah-buahan untuk menambah stamina menuju kota Noboribetsu, Toyako.

1. Desa Buah Sobetsu

Ternyata setelah sampai ke tempat ini pengunjung dapat menikmati memetik berbagai macam buah-buahan termasuk apel, anggur dan buah prem dari musim semi sampai musim gugur.


 Memperkenalkan Kota di Jepang yang Masih Belum Diketahui Oleh Wisatawan

2. Burger & Bagel Shiraoi

Mencicipi makanan lokal yang terbuat dari daging sapi diproduksi di Shiraoi yang kaya akan makanan lezat.

Memperkenalkan Kota di Jepang yang Masih Belum Diketahui Oleh Wisatawan

Sepertinya sang detektif sudah mendapat staminanya kembali karena mendapat asupan makanan lokal yang sehat dan lezat. Akhirnya pencarian kota tersembunyi itu sampai disini karena sang detektif masih mempunyai pekerjaan lainnya, tapi sang detektif mendapat ilmu baru karena misi pencarian ini contohnya bisa mengenal kebiasaan-kebiasaan umum di Jepang dan lebih mengenal kebudayaan di Jepang.

        

Love, Peace, Travel

Sabtu, 14 Februari 2015

Liburan Musim Dingin Terbaik di Jepang!

24 komentar
Musim Dingin Pertama di Jepang. Negara yang pengen saya kunjungi gara-gara melihat album teman saya yang memang sekarang tinggal di Jepang, ketertarikanku akan Negara Jepang mulai tumbuh karena negara seperti Jepang selalu menghasilkan berbagai inovasi dan pertumbuhan ekonomi nya yang hebat. Saya mengenal Negara Jepang sejak kecil karena Negara Jepang sering berkontribusi dalam berbagai film-film anime, dorama, program musik, dan program pariwisata. Saya sangat berharap bisa mengunjunginya dan bertemu teman saya untuk berkumpul sekaligus bersilaturahmi bersama Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang untuk memenuhi impian saya, berbagi wawasan yang saya perlukan untuk lebih mengetahui Negara Sakura/Matahari Terbit ini.

Beda pemikiran, pendapat, pilihan, semua itu bisa jadi damai kalau ada toleransi.
Saya sempat menanyakan tentang kebudayaan dan agama kepada teman saya Eka,
Saya menanyakan bagaimanakah sikap orang Jepang terhadap orang muslim?

Dan Eka pun menjawab: "Wah, ramah sekali. Saya bebas beribadah dimana saja. Mereka sangat menghormati ketika saya izin mau beribadah dan menolak meminum alkohol. Bagi orang Jepang, agama itu terserah. Yang penting punya prinsip. Jadi kalau saya berprinsip untuk menjaga agama saya, mereka akan menghormatinya sebisa mungkin."

Teman saya ketika merasakan musim dingin pertamanya di Jepang

Semakin suka dan pengen tinggal di Jepang ataupun Liburan yang lamaaaa di Jepang dan ujung-ujungnya extend.hhe Memang orang Jepang berbeda dengan orang barat, mereka tidak mudah terpengaruh berita buruk dan tidak mudah menjudge orang. Well, I love Japan

Peace

 "Jepang adalah negara yang cantik dilihat dari segala musim, budaya, kuliner dan onsen"

Sama seperti kebanyakan orang Indonesia lainnya, saya sangat ingin melihat salju dan memegangnya. Sejak kecil saya punya impian untuk bermain ski di atas hamparan salju dan bukan main salju buatan yang suka ada di mall-mall. Akibat sering melihat siaran olahraga dari situ juga saya ingin bermain dan mencoba langsung bermain ski. Ketika bertemu dengan orang Jepang mereka langsung berbaur dengan ramah nya.

Iam Happy! sumber photo disini

Semua sudah direncanakan jika saya berkesempatan langsung liburan ke Jepang, saya akan memilih waktu di saat musim dingin. Dengan begitu, saya bisa bermain salju. Memang ada yang menarik/berbeda dengan liburan musim dingin di Jepang dibandingkan di negara lain?

Musim dingin adalah musim terbaik untuk melalukan perjalanan ke Jepang. Apalagi ketika di Jepang sedang musim liburan pokoknya paket kumplit untuk berangkat ke Negeri Sakura.  Mengenal Negara Jepang kita tahu Jepang merupakan negara yang kuat dengan penduduk yang memiliki keinginan pantang menyerah. Hal ini dapat menjadikannya salah satu negara maju di Dunia. Sebagai sosok manusia Tropis. Adalah Jepang, sebuah negara 4 musim yang harus dikunjungi bagi yang ingin menikmati indahnya musim dingin bersalju.

Liburan musim dingin ke Jepang? kenapa tidak

Sebelumnya mau pakai baju apa ketika bepergian ke Jepang?

Sedikit informasi:
  • - Musim semi = rata-rata suhu 2.5 C
  • - Musim panas = rata-rata suhu 16.C
  • - Musim gugur = rata-rata suhu 9.0 C
  • - Musim dingin = suhu rata-rata-6.3 C
"Pilih baju yang sesuai dengan anda."


Salju akan turun dan menumpuk, dan suhu udara berada di bawah titik beku akan sangat dingin. Maka Overcoat dan sarung tangan serta topi akan menjadi barang yang saya butuhkan. Untuk kaki saya mengenakan sepatu khusus musim dingin dan memasang anti-slip di sepatu. Itulah yang saya pakai.
Senang sekali bisa menikmati salju dan fenomena perubahan sepanjang proses perguliran dari musim satu ke musim yang lain terbayangkan sudah kebahagiaan ketika melihatnya langsung. Sebuah proses pergantian musim yang sangat eksotik dan khas. Banyak sekali acara-acara menarik dari Festival Tradisional sampai keajaiban musim dingin sebagai pengalaman yang sangat terbaik ketika berada di Jepang.

My Ideal Winter Vacation:

Ketika kita mencintai sesuatu, kita akan mengingatnya, Kita harus mengenal budaya Jepang sebelum berkeliling melihat keindahannya. Betul ^-^

1. Mengenal sedikit budaya yang terdapat di Jepang.

Mereka begitu cantik! menurut saya, jangan sampai kelewatan dengan salah satu Festival ini yaitu Hina Matsuri adalah Festival boneka Jepang perayaan tanggal "3 Maret" (catet!) setiap tahunnya di Jepang. Karena tanggal 3 Maret adalah Hari Anak Perempuan di Jepang masyarakat Jepang mencurahkan perhatian dan kasih sayang, khususnya kepada anak-anak perempuannya. Hari Anak Perempuan di Jepang adalah sebuah simbol kuat untuk mengajak kita merayakan kasih sayang pada perempuan dalam hidup kita bisa diberikan pada istri, kekasih, ataupun ibu kita.



Hina Matsuri dirayakan di berbagai tempat di Jepang. Hina matsuri juga dikenal sebagai festival gadis kecil karena pada saat Hina Matsuri tiba, para gadis kecil akan memajang satu set boneka yang disebut hinaningyŨ, boneka dipajang di rumah bersama dengan beberapa bunga persik. Tujuan dari perayaan ini adalah memberikan doa selamat, berharap putri mereka bahagia dan sukses kepada setiap anak perempuan yang ada di suatu keluarga.

Tempat Terbaik Menemukan Salju di Jepang:

2. GALA Yuzawa - Dream Destination
 Have Fun In the Snow!
 

Kita menuju GALA Yuzawa yang terletak di kota Yuzawa, Prefektur Niigata - sekitar 200km di utara Tokyo. GALA Yuzawa resort adalah tempat yang sempurna untuk menikmati salju.
Bagaimana menuju lokasi Gala Yuzawa?
Enaknya naik Japan Rail kalau anda dari Tokyo narita airport naik Narita Express ke Stasiun Tokyo dilanjut dengan naik (Joetsu bullet train) Joetsu Shinkansen [platform 20-23] dan naik kereta bernama Max-Tanigawa atau Tanigawa. Joetsu Shinkansen (kereta peluru) dari Stasiun Tokyo dan dalam waktu 77 menit dan akhirnya sampai GALA Yuzawa Stasiun (Gala Yuzawa memiliki stasiun kereta peluru sendiri tepat di dasar resor).


Kalau anda dari Haneda airport naik (Tokyo monorail)-Hamamatsucho station-Echigo Yuzawa Stasiun-(shuttle bus) dilanjut naik (Joetsu bullet train) menuju GALA Yuzawa. Kereta peluru inilah yang akan membawaku menuju Yuzawa. Sebuah keharusan melakukan pemesanan terlebih dahulu membeli tiket Japan Rail Pass saat di Indonesia, agar kita tidak perlu keluar uang lagi ketika sudah sampai GALA Yuzawa. Dan ketika Anda tiba, resor salju berada tepat di luar Stasiun Shinkansen!

 

Apakah Anda siap untuk melakukan perjalanan?

Beli JRPass Anda sekarang


(Sumber photo dari Facebook Resmi Tokyo Rail Days Indonesia)
 
https://farm4.staticflickr.com/3779/12898817124_ca9c30578c.jpg
Kereta Peluru Shinkansen

77 menit perjalanan, akhirnya sampai stasiun GALA Yuzawa. Perlu naik Gondola sekitar 5 menit untuk sampai di area resor Gala Yuzawa. let's the fun beginOngkos untuk Shinkansen tiket pulang-pergi antara Tokyo dan GALA Yuzawa-Stasiun adalah biasanya 14,180 yen. Dengan Penawaran khusus hanya 9,300 yen, dan belum termasuk paket Gondola Ride, sewa peralatan ski, dan lain-lain. Total pengeluaran memang tidak murah, tapi lebih murah 60% dari tiket biasa karena saya pegang tiket JR East Pass. Diskoonnnnn.......

http://www.eki-net.com/pc/jreast-shinkansen-reservation/English/wb/common/Menu/Menu.aspx

JR East sendiri adalah salah satu perusahaan transpotasi yang tergabung dalam JR Group. Rute yang dilalui kereta ini disebut JR East lines. Jalur ini terdiri dari satu jalur yang melingkar dan 35 jalur tidak melingkar serta tersebar hingga ke luar Tokyo. Transportasi di Jepang memang rata-rata diakomodasi oleh perusahaan Japan Railway (JR) yang merupakan perusahaan milik negara. Ada JR Bus, JR Train, dan lainnya.

Let's enjoy GALA Yuzawa!

Jadi di GALA Yuwaza terdapat 3 area yang bisa dijadikan arena Ski:
1.Southern Area - is all about powder and bumps with 4 exciting coures to challenge you
2.Central Area - Has something for everyone from novices to experts.
3.Northern Area - suits different riding style. A top quality terrain park and a kid's area.


Mereka bahagia ketika bermain dengan salju di GALA Yuzawa (sumber: http://www.jp-rail-my.com)

GALA Yuzawa liburan Golden Week di awal Mei dan menawarkan banyak salju yang sangat baik tidak hanya untuk Ski, tetapi juga untuk snowboarding dan hiburan salju yang menyenangkan.

3. Gunung Fuji

(jnto.org.au)

Dengan ketinggian 3.776 meter di atas permukaan air laut ( Mdpl ), Gunung Fuji menampakkan keindahannya, gunung yang bisa didaki dari 4 jalur atau trail yang tersedia. Dari keempatnya, Yoshida Trail menjadi jalur favorit dan paling banyak didaki.

Pengen ke Gunung Fuji?

Anda harus ke Kawaguchiko dulu untuk melihat Gunung Fuji. Nah bagaimana caranya menuju ke Kawaguchiko?

Sangat gampang, anda harus naik bus dari daerah Shinjuku, Tokyo. Tapi sebelumnya anda harus ke loket Japan Railways (semacam PT.KAInya Jepang) untuk membeli kartu. Japan Railways selalu beroperasi di daerah Narita adalah JR East. Sementara JR yang melayani kota Tokyo adalah JR Central, nah kalau yang ada di daerah Kansai (Kyoto, Osaka dan dan tempat-tempat lain di Jepang (*belum dapat digunakan di beberapa tempat tertentu) itu adalah JR West. Di loket JR East ini, anda harus membeli paket kartu SUICA & N’EX yang hanya berlaku bagi turis.

Apa itu SUICA? Katu yang harus anda miliki ketika berada di Jepang karena kartu ini sangat mempermudah keseharian anda, kartu SUICA kartu debet yang bisa dipakai untuk membayar banyak hal. Mulai dari tiket kereta sampai belanja di supermarket. Tapi, SUICA ini hanya bisa dipakai buat bayar tiket untuk kereta-kereta yang dioperasikan oleh JR ya dan jika anda sering menggunakan sarana kereta dan subway di Jepang, kami menyarankan Anda untuk setidaknya memiliki kartu ini.
^-^

Menikmati kemegahan salju saat Musim Semi:

4. Tateyama Kurobe Alpine Route


Gumpalan salju yang tebalnya bisa lebih dari 10 meter dan suhu disini bisa mencapai 3 derajat, meskipun pada siang hari.

Namanya terkenal dengan Tateyama Kurobe Alpine Route. Jalur yang menghubungkan kota Toyama dengan kota Omachi yang dibuat dengan menembus Northern Japan Alps. Rutenya mencapai total 90 kilometer, dan melewati berbagai pemandangan yang dinamis mulai dari lahan datar, puncak gunung, lembah, bendungan, terowongan, dan banyak lagi deh. Tateyama Kurobe Alpine Route sebagai salah satu tempat favorit saya menikmati kemegahan salju saat musim semi.

Bagaimana caranya mengunjungi tempat tersebut?

Akses termudah dari Tokyo

Dari Tokyo menuju 2 stasiun yang paling dekat dengan Tateyama Kurobe Alpine Route, yaitu Stasiun Toyama dan Stasiun Shinano-Omachi (tinggal pilih, sama aja kok). Dari Stasiun Shinano-Omachi, tinggal naik bus lokal menuju ke Ogizawa.


sumber photo


Perjalanan akan menghabiskan waktu sekitar 4 jam dari Tokyo sampai Toyama. Dari Stasiun Tateyama (di Toyama) ke Stasiun Ogizawa (di Omachi), diperlukan waktu kurang lebih 6-8 jam, sementara jika memilih perjalanan pulang-pergi waktunya antara 5-7 jam hingga 8-9 jam. Transportasi yang paling mudah adalah dengan menggunakan Joetsu Shinkansen. ( Transportasi Favorit ). Total biaya ¥11600* (tiket ¥6300* + biaya tempat duduk ¥4870*)

Lanjut mengunjungi bagian timur laut ke ujung paling utara pulau Honshu dan dikelilingi oleh laut Jepang,
ke Tohoku ada apa disana??

5. Yonezawa Snow Lantern Festival

Seru lho, Jalan-jaln saat musim dingin, brrr (sumber photo lucu ini di sini)

Festival lentara favorit saya karena selama festival ini, banyak sekali lentera yang dipamerkan bersama dengan berbagai patung-patung salju yang indah, kalau kalian lapar juga disini terdapat stand-stand makanan yang lezat. Berkat salju di musim dingin ini, saya mulai menyadari betapa menakjubkan salju itu.
Festival ini berlangsung hanya empat hari (biasanya akhir pekan Februari). Enjoy!

6. Yokote Kamakura Festival

 
Sumber photo di sini


Festival musim dingin di daerah Tohoku yang mulai diadakan lebih dari 400 tahun yang lalu pada tanggal 15 Februari dan 16 yang diadakan di kota Yokote, Akita.4 jam perjalanan dari Tokyo menuju Akita, pada bulan Februari festival ini dikunjungi ratusan ribu turis baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Festival Kamakura yang berlangsung selama dua hari, menghabiskan biaya sekitar 50,000 Yen per sebuah rumah. Hal ini dilakukan karena jika dibiarkan akan berbahaya kemungkinan kecelakan di sekitarnya dan juga dari segi lalu lintas mobil.


Enaknya kemana lagi sih ketika berlibur di Jepang saat musim dingin?