Rabu, 18 Maret 2015

Samsung Galaxy S6 & S6 Edge “You’ll be AMAZED at what YOU see”


Said to be a Masterpiece – Samsung Electronics mengumumkan dan memperkenalkan generasi terdepan berikutnya dari seri Galaxy S yang akan datang dalam dua varian: Samsung Galaxy S6 dan Samsung Galaxy S6 Edge. Dua seri ini sangat direspon dengan baik saat diluncurkan di ajang Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol, 1 Maret 2015. Tema yang diusung adalah "Next is Now" dengan menghadirkan teknologi masa depan yang bisa ditemukan dalam smartphone ini. 


Dengan proyek yang diberi nama "Project Zero" yang berarti di mulai dari “Awal”. Samsung telah berpikir ulang dengan “Next Big Thing” banyak sekali perubahan dari seri Galaxy S ini, satu hal pasti bahwa Samsung Galaxy S6 dan Samsung Galaxy S6 Edge akan sangat berbeda dengan Smartphone yang lainnya, konsep yang diusung oleh Samsung Galaxy S6 dan S6 Edge adalah Design, Performance dan Enterprise, paling tidak sekarang Samsung membuktikan dengan pasar yang matang dengan sejumlah pemikiran yang telah dilakukan untuk menjadikan seri Galaxy terbaru ini menjadi terdepan di pasaran.




Menjadi primadona smartphone masa depan dengan slogan “Samsung, Turn On Tomorrow” menawarkan teknologi kualitas premium terbaik bagi para konsumen Samsung, sebagaimana yang di katakan Mr. JK Shin Presiden/CEO Samsung Electronics dalam MWC 2015 “Dengan mendengarkan pelanggan kami, belajar dari kesukesan dan kesalahan, kami terus berinovasi mendorong maju teknologi baru dan ide-ide baru dengan jaringan mitra yang kuat dan layanan baru”.



Yang menarik adalah bahwa sekarang kita telah melihat hal sangat berbeda dengan seri Galaxy S terdahulu contohnya Galaxy S5 yang merupakan titik balik perubahan Samsung Electronics untuk merubah atau mereset kembali seri Galaxy S dengan generasi yang memiliki daya juang lebih di pasaran maka dari itu muncullah Samsung Galaxy S6 dan S6 Edge memiliki daya tarik bagi konsumen mobile smartphone.



Samsung Galaxy S6 dan S6 Edge akan diluncurkan bersama-sama dan akan mulai dijual di 20 negara pada 10 April mendatang. Tampilan khusus Samsung Galaxy S6 dan S6 Edge adalah sorot fitur desain terbaru dan untuk pertama kalinya dalam generasi  seri Galaxy S, Samsung memakai chip Exynos 7420 (7 Octa), dengan empat Core Cortex-A57 chipset 64 bit yang termasuk prosesor quad core 2,1 GHz serta quad core 1,5 GHz. Samsung juga melengkapi S6 Galaxy dengan kamera belakang 16MP dengan stabilisasi gambar optik dan aperture lebar f/1.9.


Dan kamera depan 5MP yang bisa digunakan untuk Selfie juga mendapat f 1,9 aperture untuk cahaya rendah dengan kemampuan unggul. Paket konektivitas lebih baik daripada sebelumnya dengan dual-standar nirkabel, Samsung memiliki scanner sidik jari yang lebih baik dan lebih cepat, dan LTE Cat.6 konektivitas. Versi terbaru Samsung TouchWiz sangat berbeda dari versi sebelumnya, dengan desktop cerah dan anda akan melihat pintas standar untuk mengaktifkan/menonaktifkan NFC dan Wi-Fi.

Tampilan Layar dan Media yang EYE-catching


Peningkatan besar di layar atas seri Galaxy S5 untuk Galaxy S6 adalah Quad HD Super AMOLED. 5.1-inci, yang sangat luas untuk menikmati film, dengan resolusi (1440x2560). Dengan desktop yang tidak berantakan. Anda tidak usah khawatir akan dibombardir dengan fitur-fitur non stop yang anda tidak akan pernah digunakan, anda dapat aktifkan di pengaturan, jika anda inginkan. Dan sekali lagi anda dapat multi-task dengan split-screening apps, bekerja dengan baik dengan hanya sedikit stutter sesekali. Samsung terkenal untuk mobile keamanan yang solid dan S6 tidak hanya melanjutkan tren ini tetapi meningkatkan dengan scanner sidik jari baru.

Just as impressive is the powerful solo speaker - Kualitas audio yang lembut dan kuat enak jika di pakai mendengar lagu, memaikan game dan menonton film kesayangan anda, kekuatan suaranya lebih dari cukup untuk mendapat perhatian dari semua orang.



Lebih sederhana
3LLebih intuitif, Lebih mudah dioperasikan, Lebih cepat dengan versi ikon terbaru.

Kinerja Optimal dan Baterai yang Hemat


Samsung sangat mengerti kinerja dan masa pakai baterai untuk Galaxy S6 ini dengan menggunakan Exynos chipset, octa-core prosesor terdiri dari dua quad-core chip berjalan pada 1.5GHz dan 2.1 GHz. Untuk penggunaan sehari-hari hasilnya cukup memuaskan, termasuk 4k merekam video Full HD dengan 60fps.

Samsung Galaxy S6 dan S6 Edge mendapatkan asupan lebih karena kelebihannya men-download atau melihat video secara streaming tidak ada hal mengkhawatirkan atau tidak nyaman dengan baterai  nya. Kadang-kadang kita sering web browsing, cek email dan menjalankan aplikasi favorit kita. Dan bahkan jika memutuskan untuk streaming video non stop, S6 ini masih bisa mengelola tujuh sampai delapan jam penggunaan sebelum baterai habis. Itu adalah jauh di atas rata-rata smartphone lainnya. Bahkan jika Galaxy S6 habis baterai nya, S6 ini cepat dalam kemampuan pengisian berarti anda dapat memaikannya kembali dalam beberapa menit. Samsung  sangat memperhitungkan bahwa sepuluh menit secara cepat akan mendapatkan anda empat jam penggunaan, atau dua jam untuk HD video streaming.

 Kamera dan Video sangat Natural 



Samsung Galaxy S6 mempunyai mode otomatis penuh dan dapat di pakai untuk photo di kehidupan sehari-hari tanpa usah khawatir hasilnya akan jelek.  Anda dapat dengan cepat memakai kamera bahkan ketika telepon sedang dalam Hibernate cukup dengan double-tap cepat maka kamera akan langsung aktif, meskipun anda akan perlu untuk membuka penguncian dengan mengubah terlebih dahulu settingan kameranya. Bahwa lensa Galaxy S6 terfokus pada waktu double-quick mengambil foto hampir instan dengan mengetuk tombol rana, mengambil puluhan gambar hanya dalam beberapa detik.


Makro up-close terlihat cantik, terutama dengan sedikit bokeh. Dan f 1,9 aperture lensa baru membuat fotografi cahaya rendah jauh lebih mudah daripada dengan Galaxy S5, sehingga anda tidak perlu menggunakan LED flash. Hal ini bahkan menghasilkan gambar lebih rinci di dalam ruangan yang gelap daripada smartphone lainnya. Lensa depan dengan HDR dan aperture cahaya rendah seperti kamera menghadap ke belakang, sehingga anda bisa ‘selfie beramai-ramai dengan keluarga juga teman-teman’. Merekan video HD dengan pilihan 30 atau 60 frame yang akan menghasilkan video sangat halus pada mode 60fps, pencahayaan dan fokus sangat baik. Ada batas waktu lima menit pada 2k dan 4k untuk mode video itu dikarenakan untuk mencegah overheating, tapi sepertinya S6 ini akan baik-baik saja.




Makro up-close terlihat cantik, terutama dengan sedikit bokeh. Dan f 1,9 aperture lensa baru membuat fotografi cahaya rendah jauh lebih mudah daripada dengan Galaxy S5, sehingga anda tidak perlu menggunakan LED flash. Hal ini bahkan menghasilkan gambar lebih rinci di dalam ruangan yang gelap daripada smartphone lainnya. Lensa depan dengan HDR dan aperture cahaya rendah seperti kamera menghadap ke belakang, sehingga anda bisa ‘selfie beramai-ramai dengan keluarga juga teman-teman’. Merekan video HD dengan pilihan 30 atau 60 frame yang akan menghasilkan video sangat halus pada mode 60fps, pencahayaan dan fokus sangat baik. Ada batas waktu lima menit pada 2k dan 4k untuk mode video itu dikarenakan untuk mencegah overheating, tapi kayaknya S6 ini akan baik-baik saja.


Samsung Gear VR 



Adalah perangkat realitas maya yang dikembangkan oleh Samsung Electronics bekerjasama dengan Oculus VR yang telah di kembangkan lagi dari versi sebelumnya yang terdapat di Note 4, jadi untuk new Gear VR untuk S6 telah ditingkatkan sebesar 11% yang memungkinkan para pengguna lebih merasakan pengalaman yang lebih realitas.

Setelah review Samsung Galaxy S6. Berikut saya akan menunjukkan lagi segala sesuatu yang perlu anda ketahui tentang sahabatnya yang lebih eksotis dengan lengkungannya yaitu Samsung Galaxy S6 Edge.

Perubahan besar-besaran yang telah terjadi di dalam Samsung. S6 Egde adalah contoh utama dari perusahaan yang benar-benar focus untuk maju. Galaxy S6 dan S6 Edge adalah bintang dari acara Mobile World Congress 2015.



Desain yang mengesankan



Galaxy S6 Edge menghadirkan layar yang melengkung (Curved front, flat-backed). Sesuatu yang tidak mungkin, tapi bisa menjadi mungkin dan berhasil diwujudkan oleh Samsung. Lapisan kaca sendiri menggunakan Corning Gorilla Glass 4 yang terbukti sangat tangguh. Dan untuk body menggunakan special metal yang 50% lebih kuat dibanding produk smartphone manapun. Kombinasi teknologi canggih dan desain yang menawan menghasilkan sesuatu yang sangat luar biasa. Samsung menghilangkan bagian cover belakang yang bisa dilepas pada Galaxy S6 dan S6 Edge. Kedua ponsel itu kini memiliki desain unibody dengan baterai yang tertanam di dalam perangkat.


Keamanan yang terjaga dengan baik


Menikmati Samsung Galaxy S6 Edge secara khusus Team Samsung Electronics menambahkan security terbaik dengan menggunakan aplikasi Samsung Knox seperti memindai sidik jari dan layanan virtual kartu kredit, yang menyediakan keamanan melalui virtual pengkodean yang belum pernah terjadi di seri Galaxy sebelumnya. S6 Edge sangat terasa nyaman di tangan karena logam yang membentuk tepi yang keras di bawah kaca melengkung yang memberikancukup pegangan dan menawarkan kontrol yang nyaman. Samsung terus melakukan peningkatan kualitas yang datang dari kebutuhan dan preferensi, dengan baterai yang awet dan penyimpanan data yang luas. Kenyamanan meningkat secara signifikan karena terdapat sensor sidik jari.

Layar dengan performa terbaik

Alasan utama kenapa anda harus memiliki S6 Edge ini adalah mungkin memiliki sesuatu untuk dilakukan dengan teknologi 'Dual Curva Display' (DCD) 577ppi. Dilengkapi dengan 5.1" Quad (2560X1440) Super AMOLED dengan layar HD, Samsung Galaxy S6 Edge menyediakan pengalaman menonton dengan tampilan super lembut dan jernih pengguna tidak di khawatirkan lagi dengan leg atau interupsi. Menampilkan tampilan yang adaptif, meningkatkan brightness level dan kejelasan piksel, dengan demikian akan menambah 77% jumlah pixels dibanding Galaxy S5.

Kamera: Tidak akan lagi melewatkan momen penting. (All Round Excellent )




Untuk Samsung Galaxy S6 Edge kamera belakang 16 MP F1.9 Real-Time HDR  kamera ini mampu bekerja maksimal walau dengan cahaya yang terbatas. Sedangkan untuk kamera depan sebesar 5 MP F1.9 larger pixel yang menghasilkan cahaya lebih terang 60%. Dengan resolusi yang tinggi dengan aperture F1.9, memungkinkan anda untuk mengambil gambar lebih jelas dimanapun anda berada. Hanya diperlukan 0,7 detik dalam satu capture. Jika ada benda yang bergerak dengan menggunakan Fast Tracking AF (Auto Focus) gambar masih terdeteksi focus hingga kamera di klik.

Pengisian baterai yang cepat




Tidak usah khawatir tentang baterai Samsung Galaxy S6 Edge memiliki kapasitas 2550 mAh dan sangat cepat dalam pengisian baterai dengan kecepatan +50% kali lebih cepat daripada seri sebelumnya. Charge 10 menit sama dengan untuk pemakaian selama 4 jam. Jika kondisi baterai full dapat digunakan lebih dari 12 jam untuk internet, 11 jam jaringan LTE, 13 jam untuk video dan lebih dari 49 jam lagu. Adanya build-in wireless charging. Anda tidak perlu kabel lagi jika akan melakukan charge. Cukup tempelkan bagian belakang ke alat chargenya.

Kinerja yang cepat


Dengan dua kali kecepatan dari seri Galaxy sebelumnya. Samsung Galaxy S6 Edge memberikan hasil yang tak terkalahkan dari segi efisiensi dengan Android 5.0 Lollipop 64-bit OS dan 64-bit AP Octa Core nya sudah nyaman dan benar-benar lancar untuk app switching, multitasking serta melakukan fungsi multimedia yang lainnya.

Mudah melakukan pembayaran Mobile



Belanja belum pernah semudah ini berkat Samsung Galaxy S6 Edge dengan All-in-one aplikasi. Kompatibel dengan MST (Magnetic Secure Transmission), Near Field Communication (NFC), Barcode dan dilindungi oleh Samsung Knox, pemindaian sidik jari, juga tokenization canggih, sekarang anda dapat menikmati pengalaman nyaman dan mudah melakukan pembayaran mobile.


Tersedia dengan warna yang Elegan





Samsung Galaxy S6 dan S6 Edge dengan konektivitas 4G LTE, WiFi, NFC akan tersedia dalam 32 GB, 64 GB dan 128 GB dengan tambahan 100GB dari penyimpanan cloud OneDrive dan tersedia dalam beberapa pilihan warna ada White Pearl, Black Sapphire, Gold Platinum, Blue Topaz (untuk Galaxy S6) dan untuk Galaxy S6 edge hanya Green Emerald. Kedua smartphone menggunakan prosesor mobile 14 nanometer dengan platform 64-bit.


Untuk mendapatkan Samsung Galaxy S6 ini konsumen harus bersabar karena baru akan dipasarkan secara global pada tanggal 10 April 2015 dan baru terbatas di 10 negara saja seperti Eropa dan Amerika. Di Belanda harga Galaxy S6 ditawarkan dengan harga 700 euro dan 850 euro untuk Galaxy S6 edge. Sedangkan di Amerika Serikat, Galaxy S6 akan dijual seharga US$ 700 dan 699 euro untuk di Jerman. Dan Samsung telah menerima 20 juta pre-order untuk S6 dan S6 Edge. Jumlah tersebut telah melampaui rekor pemesanan smartphone seri Galaxy sebelumnya


Berikut ini adalah spesifikasi lengkap dari Samsung Galaxy S6 :
•    Dimensi 5.65 x 2.78 x 0.27 inches; 4.8 oz
•    Layar 5.1-inches; 2,560×1,440 pixels; 557 ppi
•    OS Android 5.0 Lollipop with Touchwiz
•    4G LTE
•    Wi-Fi 802.11a/b/g/n/ac
•    NFC
•    Bluetooth v4.1
•    Kamera Belakang 16 megapiksel
•    Kamera depan 5 megapiksel
•    Prosesor Samsung Exynos
•    Kapasitas penyimpanan 32GB, 64GB, 128GB
•    Battery 2.550mAh non removable
•    Wireless charging

Samsung Galaxy S6 Edge :
•    Dimensi 5.65 x 2.76 x 0.27 inches; 4.66 oz
•    Layar 5.1-inches; 2,560×1,440 pixels; 557 ppi curvy display
•    OS Android 5.0 Lollipop with Touchwiz
•    4G LTE
•    Wi-Fi 802.11a/b/g/n/ac
•    NFC
•    Bluetooth v4.1
•    Kamera Belakang 16 megapiksel
•    Kamera depan 5 megapiksel
•    Prosesor Samsung Exynos
•    Kapasitas penyimpanan 32GB, 64GB, 128GB
•    Battery 2.600mAh non removable
•    Wireless charging

Apakah Indonesia termasuk sebagai salah satu tujuan pemasaran Samsung seri Samsung Galaxy S6 & S6 Edge juga? Kita tunggu saja.

Ini video keseruan Samsung Unpacked 2015 di Barcelona:




Sincerely,
Moch Wingga Nurdiansyah.





Senin, 16 Maret 2015

The Beauty of A Sunset

 
 
Ketika mata kita melihat warna hangat dari matahari terbenam rasanya kita sedang berada di dunia yang tersihir? Kebanyakan orang dapat setuju bahwa matahari terbenam telah menunjukkan bahwa contoh kekaguman adalah menonton matahari terbenam karena itu menyebabkan efek psikologis yang meningkatkan dan tahan lama. Jika itu tidak cukup alasan untuk berhenti dan menghargai matahari terbenam, saya tidak tahu alasannya.
 
 
 
 
Matahari terbenam tampaknya mewujudkan kekuatan yang romantis. Sama seperti cinta pada pandangan pertama. Matahari terbenam memiliki janji hari baru. Dengan sinar matahari mengintip keluar dari cakrawala datang kesadaran bahwa besok hari memegang kemungkinan tak terbatas. Anda akan menikmati setiap keindahannya.
 



“The setting sun, and the music at the close, As the last taste of sweets, is sweetest last, Writ in rememberance more than long things past.” ~William Shakespeare

Minggu, 15 Maret 2015

Wirausaha Muda Mandiri - Siap Jadi Pengusaha Sukses!



Program Wirausaha Muda Mandiri adalah merupakan program rutin tahunan yang didirikan sejak tahun 2007, oleh Bank Mandiri yang bertujuan untuk memberikan apresiasi sekaligus dorongan bagi pengusaha muda untuk bisa lebih mandiri. Tak hanya merasa puas dengan menjadi pekerja, tetapi juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan.

Buat kamu-kamu yang tertarik untuk terjun di dunia bisnis, menjadi pengusaha sukses, ikutilah ajang kompetisi Wirausaha Muda (WMM), supaya bisnis kamu bisa berkembang dan makin sukses. Ajang ini bisa juga dijadikan event untuk promosi bisnis yang kamu jalani, sehingga lebih dikenal lagi oleh masyarakat luas. Udah gitu, dapat pendampingan secara intensif dan fokus bagi pemenangnya.  Sehingga kamu-kamu bisa juga memberikan sumbangsih bagi pembangunan ekonomi di Indonesia, melalui bisnis yang kamu jalani.




Program WMM ini sangat terpadu, fokus serta serius didukung dengan komitmen yang baik, dari segi pendanaan, juga keterlibatan seluruh pemimpin. WMM memberikan kepada para pemenang dan finalis Wirausaha Muda Mandiri dan Mandiri Young Technopreneur Publikasi. Keuntungan dan manfaat itu semua bisa kamu dapatkan di ajang WMM ini dengan satu syarat mendapat rekomendasi dari pihak yang terpercaya.


Tas Dry Bag. Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 780 Juta.


Awal produksi hanya membuat 20 potong pakaian. Kini? Ada 800 potong Batik Kultur yang dipasarkan per bulannya. Kini omzetnya 5,4 Milyar!


Lombok memang tersohor dengan kerajinan mutia-ranya. Berkat mutiara ini, muncul pengusaha-pengusaha kreatif dan sukses dari pulau tersebut. Salah satunya, Indah Purwanti Ningsih.


" Minum susu adalah sebagian dari gaya hidup sehat" Banyak cobaan yang dilalui, tapi dia tidak menyerah.
Haidar Wurjanto yang kini memiliki omzet 1,6 Miliyar berkat Momo Milk.




Ini adalah kesempatan langka dan wajib di ambil. Pantau terus website resmi WMM http://wirausahamudamandiri.co.id/ dan jangan sampai ketinggalan untuk mendaftar.
 
Ada 2 kategori peserta untuk bisa mengikuti WMM ini: 
  1.  Untuk Mahasiswa program Diploma dan Sarjana dengan usia maksimun 28 tahun pada saat mendaftar. 
  2.  Mahasiswa Pascasarjana dan alumni dengan usia maksimum 35 tahun pada saat pendaftaran. Selain itu dari jenis bidang usaha yang dilombakan diantaranya: Wirausaha Industri dan jasa, Wirausaha Boga, dan Wirausaha kreatif.
Ayo, buruan daftar, jangan lewatkan kesempatan ini lewat begitu saja. Supaya hidup kamu bisa lebih baik lagi, dan bisa membantu program pemerintah dalam mengurangi pengangguran dan kemiskinan di Indonesia. Siap Jadi Pengusaha Sukses?



*Bonus photo di WMM 2015.









Sabtu, 14 Maret 2015

American Idol (Season 1)

 

American Idol musim pertama ditayangkan pada tanggal 11 Juni 2002 (di bawah penuh judul American Idol: The Search for a Superstar) dan berlanjut hingga 4 September 2002. Dimenangkan oleh Kelly Clarkson.

Berikut adalah beberapa penyanyi dan lagu favorit saya yang ada di American Idol Season 1:

1. Kelly Clarkson (saat 20 tahun dia menjuarai American Idol season 1)



Love it! The lyrics just make me want to sing it out loud all the time! Very unique... Kelly clarkson rocks!

2.  Justin Guarini (Runner-up)

 

3. Tamyra Gray (you realize this was the very first american idol performance ever.)

 

Selasa, 24 Februari 2015

Hipokrisi Media Barat terhadap #ChapelHillShooting

Saudara kita

Kita tahu dunia ini memang tak adil ketika tiga mahasiswa muslim, Deah Shady Barakat, Yusor Mohammad Abu-Salha, dan Razan Mohammad Abu-Salha, ditembak mati di rumah mereka di Chapel Hill, North Carolina, Amerika Serikat, pada rabu petang 11 Februari 2015, tetapi seakan-akan media dan masyarakat dunia tak bereaksi serupa seperti ketika seorang Muslim menjadi pelaku pembunuhan di tempat lainnya.

Hampir tidak ada tindakan atau kecaman yang biasanya dilontarkan para (pemimpin) dunia, tidak ada tangis dan kesedihan berlebihan di media-media, dan nyaris tak ada kehebohan di Facebook atau Twitter. Tau nggak kasus penyaneraan Sydney banyak yang meratapi kasus tersebut dan saat itu juga dunia ramai-ramai menjadikan tagar #JeSuisCharlie bergumam di beberapa media social untuk tragedi penembakan di kantor redaksi sebuah majalah satir di Paris bulan Januari lalu.

Memang aneh dan tak masuk akal media-media dan pemimpin dunia seolah tak bereaksi apa-apa karena kali ini yang menjadi korban adalah tiga mahasiswa Muslim. Barangkali, dunia merasa tak perlu melihat kejadian ini sebagai ‘hate crime’ yang dilandasi motif agama karena pelakunya kebetulan tidak beragama Islam. Media-media di Amerika Serikat lebih memilih untuk mengatakan bahwa peristiwa tersebut hanya pembunuhan biasa (?) yang dilakukan seorang ateis berusia 46 tahun, Craig Stephen Hicks, sebagaimana pernyataan kepolisian Chapel Hill, “Ini kejahatan biasa… yang dilatarbelakangi oleh perselisihan antar-tetangga mengenai tempat parkir!”

What!! Benarkah ini kejahatan biasa yang dilandasi cekcok cuman soal tempat parkir? Agaknya bukan kebetulan jika Deah, mahasiswa kedokteran gigi tahun kedua di University of North Carolina, adalah seorang aktivis yang terlibat dalam beberapa program penggalangan dana untuk Palestina. Dua bulan sebelum tragedi tersebut, ia memutuskan untuk menikahi Yusor dan kemudian tinggal bersama adik kandung istrinya, Razan, di sebuah kompleks kampus di Chapel Hill. Tentu bukan kebetulan jika tetangga mereka, Craig Hicks, yang pada akhirnya membunuh mereka bertiga, kerap kali dengan sengaja menyindir dan menyerang mereka secara verbal. “Deah dan Yusor sering bercerita bahwa mereka merasa tidak nyaman dengan tindakan tetangganya itu,” ujar Ayah Yusor, Dr. Mohammad Abu-Sahla, “Tetapi mereka tak pernah mengetahui bahwa dia akan bertindak sejauh ini.”

Kita segera merasa bahwa peristiwa ini bisa saja dilatarbelakangi isu agama, bahwa ia mungkin termasuk kejahatan yang dilandasi kebencian pada agama tertentu, bahwa bukan kebetulan belaka jika yang menjadi korban adalah tiga Mahasiswa muslim yang sedang beristirahat dengan tenang di rumah mereka… Tetapi entah mengapa media Amerika Serikat lebih cenderung untuk memilih sudut pandang yang lain: “Ini kejahatan biasa,” katanya, “Dilakukan seorang ateis yang bertindak di luar kewarasannya.” Seolah tak ingin disalahkan, mereka tetap membuat pembelaan juga: “Bisa jadi ini memang dilatarbelakangi kebencian pada agama tertentu, tetapi polisi masih menyelidiki motif sesungguhnya.”

Apa bedanya dengan kasus Charlie Hebdo dan Sydney Siege, juga kasus-kasus lainnya ketika Muslim menjadi pelaku pembunuhan atau penyerangan? Rasanya mudah saja menjawabnya: Media-media seolah buru-buru menyimpulkan bahwa kejadian tersebut dilatarbelakangi ajaran Islam yang katanya memang mengajarkan kebencian dan kekerasan—seraya terus-menerus menarik-narik kasus tersebut pada isu terrorisme, negara Islam, dan lainnya.

Sampai di sini, kita tahu dunia ini tak adil dalam melihat dan memperlakukan Islam. Kita tahu Islam akan dengan mudah dihujat dan disudutkan setiap kali terjadi peristiwa yang melibatkan pemeluk agama ini sebagai pelakunya. Kita juga tahu media Barat, juga kebanyakan masayarakt dunia, akan bungkam dan tenang-tenang saja ketika justru Muslim yang menjadi korban dalam sebuah tragedi berdarah. Tetapi kita tidak tahu, mengapa kita tak bisa melawan? Bisakah kita melawan dan menghentikan ketidakadilan ini?

Hari ini, kita telah kehilangan tiga orang saudara Muslim yang disebut oleh Shafi Khan, pendiri komunitas Muslim di Virgina, sebagai “Tiga teman terbaik dari orang-orang terbaik yang bisa Anda kenal”. Dunia tidak bereaksi apa-apa. Media seolah bungkam. Media sosial yang kerap dijadikan tempat untuk menunjukkan simpati dan solidaritas juga sepi-sepi saja.

Selain mendoakan kepergian mereka, barangkali ini juga saatnya bagi umat Muslim untuk bereaksi: Menunjukkan pada dunia bahwa seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya di manapun mereka berada, bahwa kematian Deah, Yusor, dan Razan adalah kehilangan besar yang melukai hati kita semua, bahwa kita mengutuk hipokrisi media dan sinisme mereka terhadap Islam, bahwa kita tak akan bungkam dan tinggal diam!




#ChapelHillShooting #MuslimLivesMatter #MediaHypocrisy